Fasilitas Belajar Apa yang Dibutuhkan Anak Usia Dini?

January 20, 2020 301 0 0

Belum lama ini, sekitar dua minggu yang lalu, ada orangtua (Ibu muda) bersama jagoan mungilnya mendatangi sekolah kami di wilayah Bogor, Jawa barat. Sesampainya di sekolah si Ibu langsung disambut tim front liner kami untuk ditanyakan apa keperluannya. Dengan lembut menjawab pertanyaan dari tim kami, “Saya ingin tanya-tanya tentang TK untuk anak saya”, Bolehkah saya bertanya-tanya lebih lanjut?” lanjut si Ibu muda.

Tak lama mbak admin menghampiri ruangan saya dan menyampaikan bahwa ada yang ingin bertanya-tanya. Tak lama langsung saya hentikan sejenak pekerjaan saya di laptop untuk memberikan kesempatan si Ibu muda yang ingin bertanta-tanya.

Saya masuk ruangan tamu, dan ternyata si Ibu muda yang  ingin bertanya-tanya sudah menunggu di dalam ruangan. Setelah perkenalkan singkat, saya sapa putranya yang berusia empat tahun itu, kemudian saya langsung memberikan kesempatan kepada si Ibu untuk bertanya-tanya. ndak pakai lama si Ibu muda langsung bertanya pertanyaan pamungkasnya yang mungkin sudah disiapkan sejak dari rumah, atau mungkin pertanyaan titipan dari suaminya. “Pak, di sekolah ini apa saja fasilitasnya?” tanyanya dengan penuh rasa penasaran.

Saya balas dengan “Baik Bun, ada lagi pertanyaan yg lain?”, si Ibu dengan tegas merespon dengan jawaban super singkat, “Udah pak, itu dulu aja.”

Baik Bun, jadi Bunda ingin sekali tahu fasilitas apa yg kita punya. Dengan nada pelan dan perlahan saya jawab, “Salah satu fasiltas utama yang kita punya untuk anak-anak disini belajar adalah pepohonan.” Si Ibu dengan wajah sedikit tercengang menimpali jawaban saya “Apa pak, pohon?, saya serius loh pak ini nanyanya” .

Area kelas dan pepohonan di Sekolah Alam Cikeas

Dengan sedikit tersenyum saya pun lgsg menjawab kegalauan si Ibu, Betul Bun, fasilitas utama yang kita punya itu pohon, puluhan jenis pohon juga tanaman dengan jumlah ratusan pohon besar mengelilingi area belajar anak-anak.

Kami ndak punya gedung kelas bertembok-tembok kuat yang membatasi satu kelas dengan kelas lainnya. Kelas anak-anak terbuka, dan sangat mungkin ada interaksi yang lumayan sering antara kelas yg satu dengan  kelas yang lainnya.

Pohon-pohon itu tidak tiba-tiba ada, melainkan kami tamani, dan bahkan anak-anak terdahulu juga terlibat dalam proses menanam pohon yang ada saat ini. Kenapa pohon-pohon itu kami sampaikan sebagai salah satu fasilitas utama, karena pohon-pohon itu kami tanami sebagai penyedia oxygen untuk warga sekolah, terkhusus anak-anak agar bisa bernapas segar tanpa polusi menghantui hari-hari kami beraktifitas belajar bersama disini.

Barulah setelah saya sampaikan panjang lebar si Ibu merspon dengan “Ooo gitu to pak” sambil tangannya memangku pipi kanan dan menyondongkan kedepan bibirnya serta menganggukkan kepalanya.

Tanpa menambah pertanyaan lanjutan si Ibu langsung minta ijin untuk melihat-lihat area belajar anak-anak, “Boleh saya lihat-lihat ke area belajar anak-anak ndak pak?”, saya pun semakin bersemangat mengajak si Ibu keliling sambil menjelaskan pentingnya fasilitas ruang gerak dan eksplorasi bagi anak-anak yang ada di sekolah kami.

Tidak kurang dari 30 menit berkeliling sambil saya bantu jelaskan tentang pemanfaatan Alam dalam proses belajar anak, si Ibu langsung kembali ke admin untuk langsung mendaftarkan putranya khawatir kehabisan kuota.

Alhamdulillah satu orangtua terbuka hatinya tentang pentingnya ruang gerak dan kesempatan eksplorasi untuk anak-anaknya yang masuk kategori anak usia dini. Sejatinya bukan ruang kelas berpendingin, bukan pula skat-skat dinding kokoh yang membatasi ruang gerak mereka.

Udara segar, ruang gerak yang cukup, kesempatan untuk bermain, berniteraksi dan berkeplorasi jauh lebih pentig dalam memfasiltasi perkembangan anak usia dini.

 

 

Categories: joyful school
share TWEET PIN IT SHARE share
Leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *