Siswa Kelas 2 SD Sulap Sekolah Jadi Bioskop dalam Sekejap

Pagi ini panggung alam berlatar sawah di sekolah, atau yang lebih dikenal dengan amphiteatre,  terlihat sangat ramai, tidak hanya  dipenuhi oleh anak-anak tetapi para orangtua juga para tamu  dari luar sekolah. Ternyata ada sesuatu yang sangat spesial hari ini.

Sesuatu apakah itu?, dan ternyata benar saja ada pertunjukkan luar biasa yang dilakukan oleh anak-anak kelas 2 SD Sekolah Alam Cikeas. Mereka merubah sekolah sekejap menjadi bioskop, bioskop bernuansa alam dengan latar persawahan yang dikelilingi pohon rindang.

Tidak cuma menampilkan sebuah pertunjukan, anak-anak kelas 2 SD Sekolah Alam Cikeas ini berhasil menyajikan instrumen-instrumen dan aktifitas transaksi jual beli popcorn dan sejenisnya seolah persis seperti yang ada di bioskop. Tidak hanya itu, mereka juga berhasil menyihir penonton yang merupakan teman-teman dari kelas lain di sekolah Alam Cikeas, para orangtua, fasilitator, dan hampir semua warga Sekolah Alam Cikeas terbawa pada haru biru nuansa perjuangan para pahlawan yang mereka peragakan dengan penuh ekspresi dan penghayatan.

 

Yang tidak kalah menarik adalah hadirnya para mantan pejuang kemerdekaan, para veteran yang sengaja diundang untuk menyaksikan persembahan melalui pertunjukkan, yang memang diadakan pada bulan ini, November 2019 yang memang masih dalam suasana hari pahlawan.

 

Tidak lama setelah saya sampai dan duduk di satu sudut lokasi pertunjukan di amphithatre sekolah alam cikeas, ada pemandangan yang sangat menarik yang begitu menyentuh hati saya. Sebelum pertunjukkan dimulai, anak-anak dari kelas lain sudah duduk rapih untuk menyaksikan pertunjukkan. Nah, saat para veteran datang, anak-anak bergerumun mendekati para veteran dan meminta bersalaman bak saat remaja-remaja di luaran sana antusisnya saat bertemu dengan idola K’Pop Koreanya.

 

Pertanyaannya, bagaimana dengan jadwal belajar kegiatan anak-anak kelas dua ini?

Jawabannya adalah: Ya begitulah belajarnya anak-anak sekolah alam. Di tangan guru kreatif, kegiatan belajar Sejarah, Bahasa, PKn, Matematika, Bahasa Inggris, Seni dan kawan-kawannya bisa disajikan dan dikemas dengan kegiatan bermain peran. Tak cuma hafal tentang sejarah, kemampuan tiap individu anak juga semakin terasah dengan pendekatan pemberian tanggung jawab dan variasi peran yang diberikan.

Menariknya, kegiatan ini ternyata fokusnya bukan sekedar menuntaskan kewajiban indikator-indikator belajar yang harus diajarkan, akan tetapi merupakan salah satu proyek belajar kelas yang populer di sekolah Alam Cikeas dengan sebutan Market Day, dan Alhamdulillah  sudah semakin banyak sekolah-sekolah yang memasukkan kegiatan Market Day di kegiatan belajar anak-anak.

Apa itu Market Day?

Kalau dibahasakan sederhananya Market Day adalah sebuah kegiatan belajar kewirausahaan  dengan menitikberatkan pada potensi dan kompetensi siswa dalam menghasikan barang atau jasa yang dapat memberi manfaat bagi orang lain sehingga orang lain bersedia membayar apa yang dijual atau disajikan. Dan tentunya diintegrasikan dengan tema pembelajaran yang sedang berjalan.  Market Day merupakan program wajib untuk setiap kelas dalam setiap tahun ajarannya, sehingga setiap anak mendapat kesempatan untuk dapat menunjukkan hasil karya atau kreatifitas mereka yang memiliki nilai jual sekaligus belajar entrepreneurship sesuai dengan usianya.

Lagi-lagi guru kreatif tidak berhenti sampai disitu, tampil, dapat uang, bagi-bagi ke anak, done. Ternyata para  guru, atau kami di sekolah alam cikeas menyebutnya sebagai fasilitator, mereka ternyata sudah merancang kegiatan ini sampai kepada penanaman niai-nilai kepahlawanan, kebangsaan dan berujung penanaman nilai emphaty. Anak-anak berkesempatan langsung duduk bersama para veteran seraya mendengarkan bagaimana susah dan payahnya perjuangan dan pengorbanan para pejuang di masa itu. Melalui ini guru menargetkan anak-anak dapat lebih merasakan nilai perjuangan para veteran dan muncullah empati dan nilai-nilai kebangsaan pada diri setiap anak.

Mansinya lagi, anak-anak bersama fasilitator bersepakat menyerahkan hasil penjualan tiket bioskop pertunjukan yang mereka dapatkan untuk yayasan veteran untuk setidaknya bisa berbagi kebahagaiaan dengan para veteran dari apa yang anak-anak usahakan melalui karya dan usahanya. Aaahhh what a great lessons! Salut banget dengan kreatifitas para guru di Sekolah Alam Cikeas dan kegigihan anak-anak untuk belajar menampilkan yang terbaik untuk semua.

Terakhir, tidak afdhol rasanya kalau saya tidak menyebut supporter-supporter terbaik di balik acara ini, yaitu para orangtua yang bersedia dilibatkan dalam proses belajar ini. Selain meluangkan waktunya untuk memberikan apresiasi kepada anak-anaknya dengan menjadi penonton, Ayah Bunda hebat Sekolah Alam Cikeas juga ada yang meluangkan waktu menjadi tim dokumentasi, tim konsumsi dll. Pokoknya mah Te Oo Pe Be Ge Te, TOP BGT!

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hoover dan Sandler dari Universitas Vanderbili menemukan bahwa “aspek yang paling berpengaruh terhadap kesuksesan pendidikan si anak adalah keterlibatan orang tua.” Oleh karena itu kolaborasi antara guru dan orangtua menjadi sangat penting dalam singkronisasi dan optimalisasi pengasuhan dan pendidikan anak. Hal itu menjadi salah satu konsentrasi  di Sekolah Alam Cikeas dengan terus berupaya mengahadirkan pembelajaran dan program yang dapat menjadi media belajar dan bermain bersama antara anak, guru dan orangtua.

Cikeas, 14 November 2019

Tags: sekolah asyik, sekolah menyenangkan, sekolahalamcikeas, trainer sekolah menyenangkan Categories: dunia paud, joyful school, pendidikan, sekolah menyenangkan
share TWEET PIN IT SHARE share
Related Posts
Comments
  1. -

    Waah.. kerrreeeen ini Sekolhnya Fadil Mas Gh.

    Pembelajarannya langsung masuk dlm konteks, langsung dipraktekkan, dan peserta didik langsung mndapat manfaat pmbelajarannya. Bukan hanya peserta didik tapi ortu pun mrasakan pmbelajarannya d sana.. heebaat

    1. -

      Terimakasih Mr. Adjie

Leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *