Apa yang bisa dipelajari dari Bunga Matahari untuk Anak Usia Dini?

September 23, 2019 36 0 0

Apa yang bisa dipelajari dari Bunga Matahari untuk Anak Usia Dini?

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) merupakan salah satu jenis bunga yang banyak dikenal dan dibudidayakan di dunia, termasuk di Indonesia. Di dunia internasional, bunga ini diklaim sebagai bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat dan bunga nasional dari negara Ukraina. Awalnya bunga matahari diketahui berasal dari Meksiko, mempunyai ciri fisik: tinggi 3m – 5m, tergantung jenisnya, batang pohonnya terdapat rambut kasar dan daun tunggal lebar.

Bunga matahari termasuk ke dalam jenis tanaman yang lunak batangnya karena tidak membentuk kayu. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap / condong ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Prancis menyebutnya tournesol atau “pengelana Matahari”. Yang menarik adalah, buah bunga matahari sering disebut ‘biji’ bunga matahari, karena memiliki ciri buah kering berdinding agak keras dan sulit dibedakan dengan ‘biji’ sesungguhnya. Padahal biji asli bunga matahari itu berada di dalam, terhalang oleh buah yang mirip tempurung.

Bunga matahari jika berdasarkan kelompok budidaya, dibagi menjadi:

  • Bunga yang menjadi kuaci dengan cara dipanen bijinya untuk digunakan sebagai bahan makanan kecil.
  • Bunga yang menjadi pakan ternak, hanya daunnya saja yang dimanfaatkan untuk makanan ternak dan bisa juga digunakan untuk pupuk hijau.
  • Bunga yang dijadikan tanaman hias, yang mempunyai bentuk, warna serta variasi paling indah diantara jenisnya yang lain biasanya sering digunakan untuk tanaman hias.
  • Bunga yang menghasilkan minyak (oil seed), diambil dari bijinya. Jenis atau kelompok bunga ini biasanya mempunyai dinding atau cangkang yang lebih tipis dengan kandungan minyak antara 48% sampai 52%.

Tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk menghasilkan minyak, karena memiliki kadar minyak yang cukup tinggi dan juga kulit yang cenderung tipis. Dalam hal produksi minyak ini, ada beberapa negara yang paling dominan, yaitu Perancis, Rusia, India dan China.

 

Sekilas membahas sejarah, klasifikasi dan manfaat umumnya saja sudah banyak sekali pelajaran yang bisa kita ajarkan ke anak-anak. Pertanyaannya, apa yang bisa dipelajari dari bunga matahari untuk anak usia dini?

Baik, berikut yang dilakukan oleh anak-anak TK di Sekolah Alam Cikeas, Gunungputri, Bogor. Mengacu pada learning outcomes atau target pembelajaran yang telah disusun oleh fasilitator dan tim kurikulum di awal tahun ajaran, fasilitator TK Sekolah Alam Cikeas melakukan focus group discussion (FGD) untuk merancang aktifitas dan media belajar yang bisa dilaksanakan dengan menyenangkan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Nah, di awal tahun ajaran ini, Sekolah Alam Cikeas, di bawah naungan Yayasan Bhakti Suratto menggelar Cikeas Sunflower Festival sebagai penunjang pembelajaran siswa dari mulai tingkat Playgroup, TK, SD, SMP hingga SMA. Kemudian dari hasil diskusi dan kajian referensi pendidikan anak usia dini, tersusunlah menjadi rencana pembelajaran untuk anak usia dini seperti di bawah ini.

Belajar dari Bunga matahari untuk Anak Usia Dini untuk usia 5-6 tahun (TK B)
LINGKUP PERKEMBANGAN Agama & Moral Fisik Motorik Kognitif Bahasa Sosial & emosional Seni
TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK Menjaga kebersihan diri & lingkungan Melakukan eksplorasi dengan berbagai media & kegiatan Mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, bentuk & ukuran (3 variasi) Memahami aturan dalam sebuah permainan / kegiatan Bersikap koperatif dengan teman Membuat karya seperti bentuk sesungguhnya dengan ragam media
AKTIFITAS BELAJAR -Siswa mencuci tangan dengan sabun setelah aktifitas menanam

-Siswa merawat tanamannya dengan cara mencabut gulma

-Siswa berlatih memegang sekop dan gembor saat kegiatan menanam

-Siswa memindahkan tanaman dari pot ke tanah

-Siswa mengobservasi tiga warna yang terdapat pada tanaman bunga matahari

-Siswa membandingkan tanaman bunga matahari yang paling pendek, sedang dan paling tinggi

-Siswa menanam bunga matahari mengikuti langkah-langkah yang benar

-Siswa menceritakan tiga langkah menanam bunga matahari

-Siswa bersabar menunggu giliran untuk menggunakan gembor

-Siswa bersama-sama memindahkan tanaman dari pot ke tanah/lahan yang telah disediakan

-Siswa membuat sun flower paper plate

-Siswa menyanyikan lagu bunga matahari

 

Bagaimana teman-teman, Sudah terbayang kan bagaimana asyiknya ternyata memanfaatkan tanaman yang ada di sekitar kita untuk media belajar?. Dan pastinya proses belajar akan jauh lebih menyenangkan dan menantang karena siswa berkesempatan untuk langsung mempraktekkan dan merasakan apa yang dijadikan bahan belajar. Dan semua itu akan terwujun di tangan guru-guru kreatif dan siswa yang selalu antusias belajar.

Pesannya, Yuk kita optimalkan sumber daya yang ada di sekitar kita sebagai media belajar untuk anak-anak kita.

 

Categories: joyful school
share TWEET PIN IT SHARE share
Leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *