Jurus Jitu Mendekati Anak Pendiam yang Selalu Menutup Diri

September 28, 2018 362 0 2

Kali ini saya akan kembali berbagi tips tentang penanganan anak, sesuai dengan judul yag sayatulis yaitu Jurus mengambil hati si anak yg susah bgt didekati. Tips ini saya khususkan untuk para Guru, Ayah-Bunda, Om-Tante, Kakek dan Nenek semua.

Seperti biasa, kembali izinkan saya memulai tulisan ini dgn cerita pengALAMan saya pribadi sekitar lima tahun lalu sewaktu mengajar kelas TK di Sekolah Alam Cikeas.

Dari beberapa anak dgn tipe yg sama yg saya hadapi di setiap awal tahun, saya ambil satu contoh waktu di kelas TK A (0 kecil), ada anak perempuan cantik dgn rambut keriting, sebut saja “Dia”.

 

Dia ini setiap saya dekati pasti menutup muka, dan memalingkan badannya, dan tdk jarang malah justru menangis.
Setiap kali dia menangis hampir selalu memgumpat di belakang punggung si Ibu guru (partner mengajar saya di kelas)

Usut punya usut, setelah Ibunya cerita, trnyata Dia memang takut dan merasa tdk nyaman dgn sosok laki-laki, dan cenderung menghindar.

Dgn indikasi itu, tidak lantas membuat saya menyerah untuk merebut hatinya (yoweslah emang dia gamau sama laki-laki, biar Dia diurus sama Ibu guru aja), Nononoo…
Justru saya semakin penasaran gimana caranya bisa deket sama Dia. Dalam hati berbisik (Gadis-Gadis aja gampang bgt gw deketin, masa iya anak pitil atu aja ndak bisa!, eaaaa..) abaikan! Yuk Lanjut.

Kembali ke Dia, Seminggu pertama, aku keluarin jurus ini itu gak mempan, sebulan dua bulan tiga bulan aku coba kasih perhatian lbh dr yg lainnya, eh malah semakin ketakutan.

Sampai akhirnya di penghujung semester sagu, saya nemuin #goldenmoment, yaitu satu jurus sederhana yg saya keluarkan di waktu yg tepat.

So, kata kuncinya ada dua, yaitu : JURUS & WAKTU

Jurus yg saya keluarkan waktu itu adalah MEMUJI / MENGAPRESIASI. Saya melakukan pujian sederhan yg anak-anak bgt, dgn melibatkan bahasa sederhana dan gerak tubuh serta ekspresi senada.

Nah itu jurusnya, lalu temukan dgn kata kunci yg kedua yaitu WAKTU ato MOMEN.

Temukan MOMEN yg tepat untuk memberikan PUJIAN pada si anak. Kapan kah itu?
Berikan pujian dgn kata & ekspresi yg ikhlas seketika Dia telah berhasil melakukan sesuatu di depan temannya.

Yaps, ketika Anda menangkap momen dia sdh brmain teman-temannya, dan berhasil melakukan sesuatu, pujilah spontas dgn kata-kata, gerakan & ekspresi yg senada, disitulah kita diterima dgn mudah, krn Dia dlm kondisi senang.
Sinyal yg diterima Dia pada waktu itu bukanlah sosok laki-laki yg ditakuti, sinyal pertama yg diterima Dia adalah pujian di saat hatinya sdg berbunga-bunga yg membaur dalam satu gelombang BAHAGIA.

Dari situlah aku mulai mendapatkan hati Dia, berikutnya, peristiwa itu slalu aku jadikan modal untuk memulai aktifitas bersama Dia setiap ada kesempatan, aku slalu buka percakapan dgn “oia kmaren dia hebat bgt ya..” “Oia teman-teman kemarin ada yg liat Dia tidak? Dia hebat loh..”

Dari situlah cintaku mulai terbalas, dan yg paling membahagiakan adalah, walaupun aku sdh ndak ngajar Dia lagi, setiap kali aku lewat depan kelasnya, tak jarang Dia memanggilku sambil ngulurin tangan, ngajakin salim.

Jurus itu aku prektekkan untuk menangani kasus yg sama pada anak yg berbeda, dan Alhamdulillah, It Works!

Jadi sdh tau ya jurusnya untuk mengambil hati anak yg cenderung diam, susah diajak komunikasi & menghindar?

BERIKAN PUJIAN TERBAIK DI WAKTU TERBAIK.

Selamat mencoba ya teman,….

Tags: buku transformational teaching, sekolah asyik, sekolah menyenangkan, trainer sekolah menyenangkan, transformational teaching Categories: education, joyful school, pendidikan, sekolah menyenangkan, sekolah terbaik, transformational teaching
share TWEET PIN IT SHARE share
Related Posts
Leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *