Outcamp, integrasikan ragam mata pelajaran dengan cara yang menantang dan menyenangkan

May 4, 2018 274 0 1

Outcamp adalah sebuah kegiatan pembelajaran yang terintegrasi ke setiap unsur mata pelajaran yang dilakukan di luar lingkungan sekolah dengan durasi waktu tertentu. Outcamp merupakan salah satu bentuk assessment guru terhadap siswa terkait pembelajaran yang telah dilakukan di kelas dalam periode waktu tertentu. Sesuai dengan namanya, out berarti keluar dan camp berarti berkemah. Outcamp yang dilakukan di Sekolah Alam adalah serangkaian aktivitas pembelajaran di luar sekolah dan menginap, baik dengan tenda maupun tempat penginapan yang sesuai dengan lokasi outcamp dengan melakukan pengamatan langsung terkait objek-objek yang ada di area outcamp.

Ada nilai-nilai  penting yang menjadi target pembelajaran dalam setiap kegiatan outcamp, yaitu:  Ketakwaan, kejujuran,  ketauladanan,  kemandirian, kedisiplinan, kerjasama, bersyukur, gotong-royong, ketangkasan,  logika ilmiah , cinta lingkungan, dan cinta Tanah Air.

Adapun prosedur proses pelaksanaan outcamp yaitu:

  1. Guru melakukan kajian pembelajaran yang akan diintegrasikan dalam kegiatan outcamp
  2. Guru melakukan survey lokasi yang akan dijadikan tempat outcamp
  3. Guru menyusun proposal dan mengajukan ke kepala sekolah
  4. Proses revisi (saran, masukan, dan perbaikan)
  5. Guru melakukan sosialisasi kepada orangtua murid
  6. Guru dan siswa melakukan persiapan outcamp (fisik, mental, perlengkapan, dll)
  7. Pelaksanaan outcamp
  8. Evaluasi dan laporan kegiatan


Kegiatan outcamp disesuaikan dengan level atau kelas, dimulai dari kelas 3 SD. Biasanya, siswa kelas 3 melakukan kegiatan outcamp di lokasi yang tidak terlalu jauh, atau masih dalam satu wilayah kota atau kabupaten, dan durasinya hanya dua hari satu malam. Untuk kelas 4, siswa melakukan kegiatan outcamp lebih dari dua hari satu malam dan lokasinya sudah lebih jauh lagi, karena jangkauannya hingga tingkat provinsi. Sedangkan kelas 5, siswa sudah melakukan eksplorasi nasional dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan memiliki kebudayaan masyarakat yang unik, seperti Suku Badui, Bromo, Kampung Adat Ciptagelar, Kampung Naga, dll. Waktunya pun sudah bisa sampai satu minggu. Sehingga, semakin tinggi level kelasnya siswa akan melakukan eksplorasi dengan jangkauan lebih luas dan tantangan yang lebih kompleks.

Tags: joyful school trainer, outcamp, sekolah alam cikeas, sekolah menyenangkan Categories: education, joyful school, pendidikan, sekolah menyenangkan, sekolah terbaik
share TWEET PIN IT SHARE share
Related Posts
Leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *